TANGERANG – Warga Perumahan Taman Adiyasa, Desa Cikasungka, Kecamatan Solear, kabupaten Tangerang dihebohkan dengan penemuan Anak bayi perempuan dalam kondisi masih merah diduga dilahirkan ibunya lalu ditinggal.
Bayi tersebut ditemukan warga di lokasi pada hari Minggu (26/04) di Semak-semak belakang rumah warga Blok F.22 No. 42 Perum Taman Adiyasa, Solear.
Disekitaran tidak jauh dari posisi bayi tergeletak, warga menemukan bukti-bukti bekas persalinan diantaranya ada gumpalan darah yang masih segar ditutupi daun talas, dan juga ada kemasan bekas gunting yang masih terlihat baru,
Warga sekitar, Heri Abdul Maulana bersama kakaknya Euis Rosawati yang pertama kali mengevakuasi korban, menjelaskan kondisi bayi saat temukan sangat memperihatinkan yang hanya dialasi dengan sehelai kain putih
” Bayi yang masih merah itu hanya beralaskan sehelai baju putih bermotif bintik-bintik, disebelahnya ada sebotol air mineral yang isinya tinggal separuh, kunciran rambut biru, dan kain merah yang membungkus tubuh mungilnya sementara tali pusar bayi nampak masih panjang belum terpotong ” ujanya
Mular Warga Perum Taman Adiyasa mengecam perbuatan seorang ibu biadab yang tega membuang anaknya
” Ini bukan sekadar soal membuang bayi, tapi juga ini merupakan perbuatan biadab, melahirkan di tempat terbuka di semak-semak hanya dengan bermodalkan gunting benar-benar tidak punya rasa kemanusiaan,” ujar warga, Minggu ( 26/04 ).
Sekitar pukul 18:00 WIB, bayi tersebut langsung dilarikan ke Puskesmas Cikuya dan hingga saat ini bayi tersebut masih mendapatkan penanganan pihak Puskesmas Cikuya, untuk mencegah terjadinya infeksi terhadap bayi.
Sementara warga Tamana Adiyasa yang lain yang enggan mengatakan namanya berharap agar pihak kepolisian segera dapat menemukan ibu dari anak tersebut dan mempertanggungjawabkan perbuatanya, Minggu ( 26/04 )
” Saya berharap pihak kepolisian segera mencari dan menangkap ibu bayi tersebut yang telah tega membuang darah dagingnya sendiri, untung saja anak bayi itu ditemukan warga kalau tidak mungkin bayi itu tidak tertolong ” ujarnya.
Penulis : Red

















