PANDEGLANG | Panitia hari besar nasional (PHBN) tingkat kecamatan Mandalawangi menggelar Turnamen Sepak Bola dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke 81 Tahun 2026 resmi dibuka di lapangan Kadumaria, Kecamatan Mandalawangi, Kabupaten Pandeglang, Banten, Kamis (30/7/2026).
Pembukaan turnamen tersebut ditandai dengan tendangan bola pertama yang dilakukan oleh Ketua Pelaksana Turnamen Sepakbola, Ketua Ormas bersama panitia PHBN tingkat kecamatan. Prosesi tersebut turut didampingi unsur forum komunikasi pimpinan kecamatan, tim pengamanan TNI/Polri, OKP, Ormas, tokoh masyarakat, dan tokoh agama.
Dalam sambutannya, Camat Mandalawangi melalui Kapolsek Mandalawangi AKP Darwin Khairul Syafari, S.Si mengapresiasi panitia PHBN tingkat kecamatan yang kembali menyelenggarakan turnamen sepak bola sebagai bagian dari rangkaian peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-81.
Kapolsek mengajak seluruh pemain dan tim official untuk bermain fair play, menghormati keputusan wasit, serta menjunjung tinggi sportivitas di lapangan.
“Yang paling pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban bersama baik bagi pemain maupun suporter agar pertandingan berjalan lancar dan damai hingga selesai,” ujarnya.
Pada kesempatan itu, Yadi Supriadi, Ketua Pelaksana Turnamen sepakbola PHBN Kecamatan Mandalawangi menyebut diharapkan tidak sekedar menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga menjadi momentum memperkuat persatuan, kebersamaan, serta semangat sportivitas masyarakat Kecamatan Mandalawangi dalam menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81.
Ia juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang sudah membantu kerja panitia hingga turnamen ini bisa terlaksana.
“Kegiatan ini diadakan untuk mempererat tali persaudaraan dan mencari bibit atlet sepak bola yang jujur,” ungkapnya.
“Turnamen ini diikuti oleh tim peserta yang siap bertanding secara sehat. Dari masing-masing desa mengirimkan dua kesebelasan,” sambungnya.
Yadi meminta kepada seluruh pemain agar selalu menjaga sportivitas dan fair play selama bertanding.
Ia berharap kompetisi tersebut mampu menjadi sarana pembinaan generasi muda, mempererat tali silaturahmi antar-gampong, sekaligus melahirkan bibit-bibit atlet sepak bola potensial yang dapat mengharumkan nama Kecamatan Mandalawangi di tingkat yang lebih tinggi.
“Junjung tinggi sportifitas pertandingan, Mandalawangi bersatu,” pungkasnya.
Di hari pertama turnamen menghadirkan dua pertandingan yang berlangsung sengit dan menjunjung tinggi nilai sportivitas. Pada laga pembuka kedua tim tersebut FC Kurungkambing vc Gunungsari FC untuk memperebutkan tiket ke babak berikutnya.
Sementara pada pertandingan ini, Kurungkambing harus mengakui keunggulan Gunungsari melalui drama setelah bermain imbang selama waktu normal, dan Gunungsari keluar sebagai pemenang dengan skor 4-0 hingga pertandingan berakhir.***



















